0
http://3.bp.blogspot.com/_KRjpAIfD4Kk/S8hIBHPACVI/AAAAAAAAABA/trDWK7dfDp0/s1600/03-ps05-8photosynthesis-posters.jpg
http://rist519.files.wordpress.com/2009/06/ramt-akar.jpg?w=426

A. Fotosintesis


Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan karbohidrat yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun atau klorofil. Selain tumbuhan berklorofil, makhluk hidup non-klorofil lain yang berfotosintesis adalah alga dan beberapa jenisbakteri. Organisme ini berfotosintesis dengan menggunakan zat hara karbon dioksida, dan air serta bantuan energi cahaya matahari.

Organisme fotosintesis disebut fotoautotrof karena mereka dapat membuat makanannya sendiri. Pada tanaman alga dan cyanobacteria, fotosintesis dilakukan dengan memanfaatkan karbon dioksida dan air serta menghasilkan buangan oksigen. Fotosintesis sangat penting bagi semua kehidupan aerobik di bumi, karena selain untuk menjaga tingkat normal oksigen di atmosfer, fotosintesis juga merupakan sumber energi bagi hampir semua kehidupan di Bumi, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pada dasarnya Fotosintesis hanya sebuah istilah atau sebutan proses pembuatan nutrisi atau makanan yang dibutuhkan tumbuhan. Sedangkan dari hasil proses. Fotosintesis ini,tumbuhan memerlukan karbon dioksidan dan mengeluarkan oksigen. Meskipun fotosintesis dapat berlangsung dalam berbagai cara pada berbagai spesies, beberapa cirinya selalu sama. Misalnya, prosesnya selalu dimulai dengan energi cahaya diserap oleh protein berklorofil yang disebut pusat reaksi fotosintesis. Pada tumbuhan, protein ini tersimpan di dalam organel yang disebut kloroplas.


klorofil adalah zat hijau daun yang terdapat pada semua tumbuhan yang berwarna hijau. Didalam kloroplas terdapat klorofil. Pigmen fotosintesis ini terdapat pada membran tilakoid. Pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid dengan produk akhir berupa glukosa yang dibentuk didalam stroma. Klorofil sendiri sebenarnya hanya merupakan sebagian dari perangkat dalam fotosintesis yang dikenal sebagai fotosistem. Fotosistem adalah unit dari tumbuhan yang menangkap energi matahari (klorofil).

Tumbuhan menggunakankarbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagaimakanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis itu sendiri.

B. Respirasi Seluler

Respirasi merupakan proses penguraian glukosa menjadi air dan karbondioksida. Respirasi dibedakan menjadi dua macam yaitu respirasi Aerob dan anaerob. Respirasi Aerob merupakan respirasi yang memerlukan oksigen contohnya yaitu respirasi pada tumbuhan tingkat tinggi. Sedangkan Respirasi anaerob merupakan respirasi yang tidak memerlukan oksigen. adapun contohnya yaitu fermentasi alkohol.

Alat Respirasi pada tumbuhan terdiri dari:


1. Stomata, Berfungsi sebagai tempat pertukaran gas pada tumbuhan

2. Lentisel , merupakan lubang- lubang yang terdapat di batang yang memungkinkan sel- sel tetap hidup di dalam batang melalui permukaan gas dengan udara luar

3. Rambut akar , berfungsi untuk menghisap air dan garam- garam mineral, serta berfungsi sebagai alat pernafasan

4. Alat penafasan khusus , misalnya terdapat pada tumbuhan bakau yg hidup di lingkungan air laut mempunyai akar yg tumbuh ke atas permukaan tanah untuk memperoleh oksigen dan mengeluarkan karbondioksida, dan akar tersebut dinamakan akar napas.


Proses Respirasi Meliputi:

1. Glikolisis: peristiwa pengubahan heksosa menjadi asam piruvat, dapat berlansung dengan melibatkan oksigen maupun tidak dan proses ini berlansung di sitoplasma tanpa membutuhkan oksigen.

2. Fermentasi: proses ini di jumpai pada sistem perakaran tumbuhan.

3. Siklus Krebs: proses yang terjadi di dalam mitokondria.

Manfaat respirasi:

1. Membantu dalam proses pembuatan energi yang di butuhkan oleh tumbuhan

2. Menjaga keseimbangan gas dalam atmosfer

3. Pertukaran gas pada tumbuhan dapat menjaga kandungan airnya

Hubungan Respirasi dengan fotosintesis:
Respirasi dan fotosintesis mempunyai hubungan kerja yang sangat erat. Tanpa fotosintesis respirasi tidak akan terjadi karena ketiadaan senyawa–senyawa kompleks yang hanya dapat dihasilkan dari reaksi fotosintesis. Sedangkan tanpa respirasi, senyawa- senyawa kompleks yang di hasilkan reaksi fotosintesis tidak akan terisi menjadi energi, sehingga tumbuhan tidak dapat melakukan aktivitas metabolismenya

Poskan Komentar

 
Top